Pernahkah kamu memikirkan sesuatu terlalu jauh sampai lupa mencari solusinya? Hati-hati, itu namanya overthinking. Kebiasaan ini terdengar sepele, tapi kalau dibiarkan terus-menerus, bisa mengganggu kehidupan sehari-hari bahkan kesehatan mental dan fisikmu, loh. Yuk, kenali 5 tanda kamu sedang overthinking berikut ini!
1. Pikiranmu tidak bisa berhenti

Saat overthinking, otakmu sedang berusaha melindungimu dari perasaan tidak nyaman. Seperti rasa malu, penolakan, kesedihan, atau kegagalan. Karena itu, pikiranmu terus memutar berbagai kemungkinan buruk beserta cara mengatasinya. Rasanya seperti bermain catur, bukan satu ronde, tapi seribu ronde pada waktu yang sama. Kadang, kejadian buruk di masa lalu juga ikut muncul berulang kali. Masalahnya, semakin sering kamu memikirkannya, semakin sulit pula untuk berhenti overthinking.
2. Dikuasai rasa cemas dan tidak percaya diri

Rasa takut terhadap sesuatu yang menyakitkan itu wajar. Namun, overthinking dapat membuat rasa takut yang wajar berubah menjadi kekhawatiran berlebihan yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Akibatnya, kamu menjadi lebih cemas, sering meragukan diri sendiri, lebih sensitif, dan lebih mudah memikirkan hal-hal negatif, bahkan untuk hal-hal kecil yang seharusnya tidak perlu dipikirkan lebih dalam.
3. Sulit mengambil keputusan

Saat overthinking, otakmu terus memutar berbagai kemungkinan dengan harapan bisa mencegah hal buruk terjadi. Tapi justru sebaliknya, terlalu banyak kemungkinan yang dipikirkan malah menguras energi dan meningkatkan kecemasan. Akibatnya, kamu terlalu fokus pada hal-hal yang tidak bisa dikendalikan hingga kesulitan mengambil keputusan sederhana sekalipun.
4. Muncul gejala fisik

Overthinking tidak hanya memengaruhi pikiran dan perasaan, tetapi juga tubuhmu. Rasa cemas dan khawatir yang terus-menerus bisa muncul dalam bentuk bahu dan otot yang terasa tegang, jantung berdebar lebih cepat, sakit kepala, perut yang tidak nyaman, hingga sulit tidur. Kalau tubuhmu sering mengirim sinyal-sinyal tanpa sebab yang jelas, bisa jadi pikiranmu sedang bekerja terlalu keras.
5. Tidak bisa tenang meski semuanya baik-baik saja

Ini mungkin tanda yang paling tidak disadari. Ketika overthinking sudah menjadi kebiasaan jangka panjang, otakmu akan terus memindai ancaman, bahkan saat tidak ada yang salah. Kamu bisa melakukan hal yang kamu suka, ngobrol dengan orang yang kamu cintai, tetapi tetap ada perasaan mengganjal yang sulit dijelaskan. Hidupmu mungkin sedang baik-baik saja, tetapi pikiranmu terus mencari sesuatu untuk dikhawatirkan. Itu bukan lebay, itu tanda bahwa pikiranmu sudah terlalu lama tidak pernah merasa aman untuk beristirahat.
Itu dia 5 tanda bahwa kamu sedang overthinking. Memikirkan masa depan dan berbagai kemungkinan memang hal yang wajar. Namun, jika pikiranmu terus berputar hingga membuatmu cemas, sulit mengambil keputusan, atau sulit menikmati hidup, mungkin sudah saatnya mencari bantuan. Kamu bisa berbicara dengan orang terdekat atau psikolog yang kamu percaya. Ingat, kamu tidak harus menghadapi semuanya sendirian.
Referensi:
Borade, A. (2026, Februari 26). Overthinking Symptoms: Recognizing Mental & Physical Warning Signs. https://proactminds.com/blog/overthinking-symptoms-recognising-mental-physical-warning-signs/
McAdams, E. (2023, Februari 23). How to Stop Overthinking Decisions. Theraphy in A Nutshell. https://therapyinanutshell.com/overthinking-decisions/
Siloam Hospitals. (2026, Januari 30). Mengenal Overthinking, Penyebab, hingga Cara Mengatasinya. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/mengenal-overthinking/
TherapyToThePoint. (2026, Februari 28). Why You Can’t Stop Overthinking. (It’s Not What You Think) [Video]. YouTube. https://youtube.com/watch?v=un1x19DCzpA&t=601s/





