Mau Buat Blog? Perhatikan Hal-Hal Ini Dulu

Jadi kamu mau buat blog? Selamat, ya. Blog adalah media yang baik untuk menulis apa saja yang kita mau, dengan gaya yang terserah kita mau seperti apa.

Menurut Wikipedia, Blog (dari kata web log) adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Jadi dengan membuat blog ibaratnya, kita membuat ‘rumah sendiri’ untuk tulisan atau konten kita.

Tapi, tunggu dulu. Ada hal-hal yang nggak bisa diedit atau diulang kecuali dari awal. Jadi lebih baik sebelum mulai ‘terjun’ membuat blog, kita persiapkan hal-hal ini dulu.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Blog

1. Tujuan Blogging

Sebelum memulai blogging, ada baiknya jelas yang dituju apa. Kenapa harus menulis di blog?

Umumnya, yang mau buat blog ingin ada media sharing atau media menulis.

Ada juga yang mau memajang karya atau portofolionya. Ada juga yang bermaksud melakukan pencitraan (branding) atau ingin blog dimonetisasi.

Semua ini boleh, dan sangat mungkin tujuan blogging berubah-ubah seiring perjalanan.

2. Menentukan Niche

Tujuan blog juga ditentukan dari niche alias bidan atau lingkup yang mau kita angkat di blog. Misalnya niche lifestyle, review buku/film, teknologi atau parenting.

Memilih niche diperlukan agar kita bisa fokus menulis dan juga agar mudah dikenali/diingat pengunjung.

Sebaiknya juga memilih niche dari bidang yang kita minati karena ke depannya akan lebih mudah konsisten blogging.

3. Menentukan Platform Blog

Ibaratnya mencari rumah untuk blog kita. Umumnya, platform blog itu antara WordPress atau Blogspot. Semua ‘rumah’ blog punya karakter sendiri dan tergantung nyaman kita dimana.

4. Nama Blog dan Nama Url Blog

Tak lupa, nama blog sebaiknya mudah dibaca dan diucapkan. Lebih oke, catchy atau enak juga didengar. Sebaiknya, nama url blog tidak kepanjangan.

Lebih baik brainstorm nama dulu di notepad dengan berbagai alternatif.

Contoh nama blog dan url blog:
dapur lila >> www.dapurlila.blogspot.com
jurnal naya >> www.jurnalnaya.com

Pastikan juga nama blog dan url-nya masih tersedia di platform atau domain yang dipilih.

5. Memilih Template Blog


Walau ‘cuma’ template blog tapi memilih yang pas dan yang sesuai di hati bisa memakan waktu. Dalam memilih template sebaiknya yang responsif, mudah dibaca dan yang kita sukai.

6. Frekuensi posting

Kalau ingin gaet pengunjung, sebaiknya berkala dan lebih baik lagi dijadwalkan. Misalnya sekali seminggu. Atau jika bisa lebih sering, dijadwalkan per hari/kategori.

Contohnya: Senin review, Kamis rekomendasi, Sabtu tutorial. Dengan begini, pengunjung jadi bisa menantikan tulisan kita.

Tapi untuk pemula, sebaiknya jangan terlalu tinggi frekuensinya sebelum tahu pola jadwal sendiri. Ditakutkan jadi burn out 🤭 (kelelahan) terus jadi males blogging.

Begitulah sedikit tentang apa Itu blog dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat blog.

Jika ingin mencoba dan bergabung dengan Mamah Gajah Ngeblog, boleh banget. Kamu bisa ikut Tantangan per bulan sambil update blog. Pastikan kamu juga telah bergabung di grup ITB Motherhood, ya.


Silahkan isi formulir ini dan lapor done di kolom komentar 😊
http://bit.ly/FormMamahGajahNgeblog

Jika ada yang mau ditanyakan, mangga silahkan, ya.

Default image
Andina Rezki
Articles: 2

One comment

  1. […] mamah yang pingin tahu cara memulai ngeblog, bisa baca tulisan sesama mamah gajah yang ada di blog ini. Lebih baik lagi kalau kemudian menjadi […]

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: